Usai Viral Proyek Siluman, Papan PAMSIMAS Rp 500 Juta Mendadak Muncul di Sukaresmi Tamansari



BOGOR I POTRETDAERAH- Drama proyek tanpa papan di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, memasuki babak baru. Usai viral disebut proyek siluman dengan sorotan transparansi, kini papan proyek mendadak muncul.


Sebelumnya, proyek tersebut disorot warga karena tidak terpasang papan informasi. Namun pihak kecamatan melalui Amin Pol PP sempat mengirim foto papan proyek sudah terpampang setelah sehari berita viral.


Fakta di lapangan berkata lain. Warga mengaku proyek berjalan tanpa kejelasan. Baru setelah viral di media, papan proyek PAMSIMAS tiba-tiba dipasang di dinding bangunan, seperti terlihat dalam foto yang diterima redaksi.


Papan tersebut bertuliskan:


Kementrian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya - Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) TA 2026.


Alokasi Dana BPM Rp 500.000.000 (BOP Max 4%), Swadaya Masyarakat Rp 43.500.000. Waktu pelaksanaan 120 hari (19/08/2026 s/d 16/12/2026). Lokasi Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Pelaksana POKMAS Pelaksana Desa Sukaresmi.


"Setelah viral baru dipasang. Emang harus viral dulu apa gimana?," sindir Obi, warga yang melintas dengan nada heran, Jumat (30/10/2026).


Menurut Obi, jika proyek tersebut memang resmi dan transparan sejak awal, seharusnya papan proyek dipasang sebelum pekerjaan dimulai, bukan setelah diributkan warga.


"Kemarin-kemarin kita cari papan proyeknya tidak ada. Makanya kita bilang proyek siluman. Giliran sudah viral di medsos, baru nongol papan. Ini kan lucu. Kecamatan bilang sudah ada, padahal warga lihat sendiri tidak ada," tegas Obi.


Warga mendesak Pemdes Sukaresmi dan Kecamatan Tamansari lebih transparan. Mereka juga meminta agar POKMAS selaku pelaksana menjelaskan lingkup pekerjaan yang meliputi 1. Pembangunan SPAM, 2. Pelatihan Tingkat Masyarakat, 3. Promosi Kesehatan, 4. BOP Kelompok Masyarakat.


"Uang negara Rp 500 juta, harusnya transparan. Jangan nunggu viral dulu baru pasang papan. Keterbukaan itu kewajiban, bukan karena takut viral," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Sukaresmi dan kecamatan belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pemasangan papan proyek PAMSIMAS tersebut.(rob/b/a)

Potretbogor Iklan dan TV