Tanggapi Kasus YN ASN KCD II Kota Bogor, Andri : Harus Ada Uji Analistik Peristiwa, Supaya Bisa Berkeadilan

BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET-Adanya kasus dugaan menelantarkan istri dari seorang pelaku berinisia YN yang merupakan ASN di Lingkup KCD Jabar Wilayah II Kota Bogor, disorot sejumlah kalangan. Termasuk kalangan Aktivis Sosial dan Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IWO Bogor Raya, Andri.

Diketahui, YN Seorang ASN di KCD II Kota Bogor dituntut istrinya hingga dilaporkan kepada pimpinannya dengan tuduhan menelantarkan hak dan kewajiban seorang istri selama kurang lebih satu tahun. Bahkan, dari pengakuan S Istri YN, mengaku sedang hamil lima bulan. 

Andri yang menyikapi hal ini, mengaku bahwa kasus seperti ini merupakan fenomena yang lagi-lagi terjadi dimasyarakat. Hal tersebut terjadi yang berkaitan dengan hubungan dan peristiwa Hukum.

"Sangat memprihatinkan, lagi-lagi fenomena yang terjadi di masyarakat kita. Apalagi ini menyangkut tentang dugaan pelakunya yang merupakan seorang ASN," ucap Ketua LBH IWO Bogor Raya, Andri Susanto, SH pada Kamis (5/12/2024).

Andri menjelaskan, kendati semuanya berkaitan hubungan dan peristiwa hukum dan bahkan semua telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan oleh negara. Namun diakuinya, ada saja hal-hal dalam bentuk penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang senantiasa terjadi. 

"Dan biasanya kecendrungan atas perilaku tersebut banyak dipengaruhi beberapa faktor. Seperti faktor dari lingkungan, kebiasaan pergaulan, rendahnya pendidikan agama, serta rendahnya pengawasan dan pembinaan baik formal maupun informal," jelas Andri. 

Andri juga sepakat dengan ketegasan penerapan aturannya, hal itu supaya pertimbangan aspek lain alasan-alasan terjadinya ketidak patuhan seseorang melakukan hal dari sudut pandang berbeda. 

"Jadi harus dibuatkan semacam uji analistik peristiwa. Ini supaya bisa berkeadilan," tutupnya.

Potretbogor Iklan dan TV