Solidaritas Tanpa Batas: IWO Gaungkan Gerakan Berbagi Sesama untuk Korban Bencana di Sumatera
#Pendidikan #Politik #BogorRaya #Peristiwa #Nasional #Hukum & Kriminal #Pemerintah #Teknologi #Lifestyle #Ekonomi #Olahraga #Kesehatan
JAKARTA I POTRETBOGOR— Di tengah duka mendalam akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Ikatan Wartawan Online (IWO) menunjukkan bahwa solidaritas bukan sekadar kata-kata.
Melalui inisiatif yang sederhana namun menggugah, IWO meluncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’, sebuah gerakan nasional yang mengajak seluruh anggotanya untuk menyisihkan minimal Rp20.000 demi membantu rekan-rekan seprofesi yang menjadi korban bencana.
Ketua Umum IWO, Dwi Christianto, S.H., M.Si., dalam maklumat resminya, menyerukan gerakan ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan kekuatan kolektif komunitas jurnalis digital di Indonesia.
“Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan kerugian besar bagi banyak anggota kita. Sebagai keluarga besar IWO, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu sesama anggota yang sedang tertimpa musibah,” tegas Dwi.
Donasi Kecil, Dampak Besar
Gerakan ini mengusung semangat gotong royong. Setiap anggota IWO diimbau menyumbang minimal Rp20.000 melalui bendahara masing-masing pengurus wilayah dan daerah. Dana kemudian disalurkan ke rekening resmi Pengurus Pusat IWO:
- *Bank*: BRI
- *Nomor Rekening*: 001801001483561
- *Atas Nama*: Ikatan Wartawan Online
Namun, Dwi menegaskan bahwa kontribusi tidak dibatasi nominal
“Jika ada yang ingin menyumbang lebih, misalnya Rp20 ribu ditambah jumlah tertentu atau berapapun sesuai kemampuan, itu sangat kami apresiasi. Yang terpenting adalah kepedulian dan solidaritas kita sebagai satu keluarga besar IWO,” tambahnya.
Untuk memudahkan administrasi, para donatur diminta mencantumkan *kode 1* saat melakukan transfer.
“Silakan menggunakan kode 1 saat melakukan transfer dana solidaritas untuk pengurus IWO yang terlanda bencana banjir, agar PP IWO bisa memilah dan melakukan administrasi dengan baik dan benar,” pungkas Dwi.
Transparansi dan Akuntabilitas
Gerakan ini mulai berlaku sejak 1 Desember 2025 dan akan terus berjalan hingga kondisi darurat dinyatakan pulih. IWO juga menekankan pentingnya pelaporan berkala dari seluruh pengurus wilayah dan daerah mengenai jumlah dana yang terkumpul, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.
Satu Tekad, Satu Langkah
Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan profesi, IWO membuktikan bahwa jurnalis bukan hanya penyampai berita, tetapi juga pelaku solidaritas. ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ bukan sekadar penggalangan dana—ini adalah gerakan hati, gerakan empati, dan gerakan untuk menjaga nyala semangat di tengah bencana.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dan anggota IWO dapat menghubungi Bendahara Umum PP IWO, *Herawati* di nomor *+6281296953708*.

