Soal Penolakan Bendungan Cibeet, LSM Penjara Mewakili Masyarakat Kutamekar Kirim Surat Ke BBWS Minta Musyawarah
#Pendidikan #Politik #BogorRaya #Peristiwa #Nasional #Hukum & Kriminal #Pemerintah #Teknologi #Lifestyle #Ekonomi #Olahraga #Kesehatan
BOGOR, POTRETBOGOR - Soal mencuatnya masalah penolakan masyarakat Desa Kutamekar kecamatan Cariu Kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat hingga kini belum ada yang bisa menyelesaikan persoalan tersebut.
"Sampai saat ini sebagian masyarakat desa Kutamekar masih menolak Pembangunan Bendungan Cibeet, dimana di wilayah tersebut ada As Bendungan Cibeet yang merupakan Penopang Bendungan", ujar Romi Sikumbang Ketua DPC LSM Penjara Bogor Raya
Menurutnya tentang penolakan warga tersebut pihaknya sudah melayangkan surat secara resmi kepada Humas BBWS yaitu surat permintaan mediasi atau musyawarah kepada humas BBWS tapi belum di tanggapi.
"Kami sudah melayangkan surat permintaan mediasi kepada pihak BBWS namun belum direspon, padahal masalah ini sangat penting dan harus cepat diselesaikan sehingga proses pembangunan Bendungan Cibeet tidak terhambat, Dugaan kami mereka sudah gak mampu kerja maksimal terbukti dengan slow respon dalam menghadapi masalah dilapangan", ucapnya Selasa (22/10/2024)
"Kami LSM Penjara tetap mendesak Pemerintah melalui BBWS untuk segera mengambil tindakan persuasif dan tepat sasaran sehingga kendala ini tidak membuka ruang kepada para spekulan untuk bermain di lapangan, hingga pada akhirnya malah akan merugikan masyarakat", tutupnya
Ditempat terpisah Sandi selaku Satker Kontruksi saat di konfirmasi wartawan dilokasi pembayaran lahan warga tahap satu Kamis (17/10/2014) mengakui soal keterlambatan progres pembangunan karena banyak kendala, namun pihaknya optimis bisa memaksimalkan progres tepat waktu meskipun berbagai kendala.
"Kaitan dengan keterlambatan progres dengan keterlambatan lahan kalau progres kami alhamdulillah kita 5 tahun akan berusaha untuk memaksimalkan progres yang ada.
Untuk mempercepat apapun kondisinya ini karna kondisi di Cibeet ini tidak sama dengan kondisi yang di Cijurey masyarakatnya, sosialnya dan sebagainya tapi itu tantangan buat kami untuk menyelesaikan itu semua dengan target waktu yang kita tetapkan 5 tahun 2028 harus selesai dan bisa di manfaatkan oleh masyarakat", ucapnya.(Ade).

