Setelah Rekening Gendut, Birokrasi Bogor Diterpa Skandal Dugaan Jual Beli Jabatan
#Pendidikan #Politik #BogorRaya #Peristiwa #Nasional #Hukum & Kriminal #Pemerintah #Teknologi #Lifestyle #Ekonomi #Olahraga #Kesehatan
BOGOR I POTRETBOGOR– Birokrasi Pemerintah Kabupaten Bogor kembali diguncang isu serius. Setelah publik dikejutkan dengan temuan rekening gendut milik Kepala BKPSDM, Yunita Mustika Putri, kini muncul dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Bogor.
Informasi yang beredar menyebutkan adanya oknum ASN yang menawarkan posisi struktural di tingkat kecamatan kepada sejumlah pejabat fungsional. Dugaan ini menimbulkan kekhawatiran atas integritas sistem promosi jabatan di daerah.
Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Arif Rahman, mengakui pihaknya tengah melakukan pendalaman. Ia menegaskan telah menerima arahan langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, agar kasus ini tidak berhenti pada aspek administratif semata, melainkan bisa dilanjutkan ke ranah hukum bila ditemukan bukti pelanggaran.
“Ya, disuruh bupati bikin laporan polisi. Tapi pemeriksaannya juga masih belum beres, masih pemanggilan pihak-pihak,” ujar Arif, Minggu (5/4).
Hingga kini, sedikitnya 12 orang dari berbagai instansi telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses klarifikasi dan konfirmasi. Inspektorat menegaskan akan terus menindaklanjuti kasus ini demi menjaga integritas birokrasi Kabupaten Bogor. (Hb/San/Bc)

