Ruang SDN Pasir Bagade Banyak Rusak, Guru Agama Tak Ada: Pemkab Bogor dan DPRD Didesak Perhatikan



SUKARAJA I POTRETPENDIDIKAN— Kondisi pendidikan dasar di Kabupaten Bogor kembali disorot. SDN Pasir Bagade, Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, memiliki 6 ruang kelas, namun 3 di antaranya mendesak direhabilitasi karena rusak dan tidak layak digunakan.


"Sekolah dengan 166 murid ini hanya ditopang oleh 5 guru P3K dan 1 guru honorer, tanpa tenaga pengajar khusus untuk agama maupun olahraga. Kekosongan tenaga pendidik ini membuat kualitas pembelajaran semakin timpang," ujar Kepsek SDN Pasir Bagade, Taufik, Rabu (14/10/2026).


Taufik mengaku sudah berulang kali mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang, namun hingga kini tidak ada tanggapan dari pemerintah daerah maupun DPRD. 


Menangapi hal ini, Ketua FATRA H.Yudi Sucipta menyayangkan jika aspirasi masyarakat seolah hanya berhenti di meja birokrasi. Ironisnya, di tengah gencarnya klaim pembangunan oleh Pemkab Bogor, fakta di lapangan menunjukkan anak-anak harus belajar di ruang yang nyaris ambruk dan tanpa guru lengkap. 


"Publik pun mempertanyakan: Apakah fungsi pengawasan DPRD benar-benar berjalan?Mengapa Pemkab Bogor membiarkan kebutuhan dasar pendidikan diabaikan?, tegas Yudi.


Yudi menegaskan, Smsampai kapan Musrenbang hanya jadi formalitas tanpa realisasi?, Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah dan legislatif gagal menjawab kebutuhan mendasar rakyat, khususnya di sektor pendidikan.


Pihaknya mendesak agar Pemkab Bogor segera memperhatikan masalah sekolah tersebut.


" Sekolah bukan sekadar bangunan, melainkan masa depan. Ketika ruang belajar rusak dan guru tidak ada, masa depan anak-anak Bogor ikut runtuh," tegas Yudi.(red)

Potretbogor Iklan dan TV