Romi Sikumbang: Gelombang Krisis Kepercayaan Terhadap Kinerja DPR, Saatnya Parpol Mereformasi Internal secara Total


BOGOR I POTRETBOGOR-Beberapa hari belakangan ini, gelombang unjuk rasa terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Peningkatan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat disebut-sebut sebagai pemicu unjuk rasa. 


Namun, lebih dari itu, demonstrasi meledak sebagai puncak kekecewaan publik terhadap pemerintah dan lembaga perwakilan rakyat yang sering kali tidak berpihak kepada rakyat dan justru menguntungkan ego sektoral.


Gelombang demonstrasi yang merebak di sejumlah daerah ini bukanlah fenomena yang lahir secara tiba-tiba. Di balik spanduk dan coretan di dinding dan pagar, teriakan massa, serta jalanan yang dipenuhi barisan polisi, terdapat tumpukan kekecewaan publik yang telah lama mengendap.


"Gelombang kekecewaan publik terhadap kinerja anggota DPR beberapa waktu belakangan ini, dinilai harus menjadi momentum bagi partai politik untuk melakukan reformasi internal secara total," ujar Aktivis Bogor Raya, Romi Sikumbang, Jumat (5/9/2025).


Menurut Romi, gelombang demonstrasi yang merebak di sejumlah daerah ini bukanlah fenomena yang lahir secara tiba-tiba. Di balik spanduk dan coretan di dinding dan pagar, teriakan massa, serta jalanan yang dipenuhi barisan polisi, terdapat tumpukan kekecewaan publik yang telah lama mengendap.


"Hanya dengan komitmen besar untuk berbenah, kepercayaan publik terhadap DPR dan partai politik akan terbuka," jelas Romi.


Romi juga menyoroti terkait berbagi peristiwa desakan publik agar anggota legislator yang dinilai bermasalah dicopot, merupakan cermin dari tekanan moral serta hilangnya kepercayaan publik. 


"Apalagi sistem evaluasi kinerja anggota DPR saat ini masih sangat lemah. Sehingga kinerja anggota DPR menjadi tolak ukur di mata masyarakat. Sudah diantar ke rumah rakyat selayaknya berbuatlah untuk rakyatnya," pungkas Romi.*** asb

Potretbogor Iklan dan TV