Rakornas Kadin 2026, Menko Polkam Ajak Dunia Usaha Perkuat Sinergi


JAKARTA I POTRETNASIONAL— Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa kekuatan ekonomi akan menjadi faktor penentu ketahanan bangsa ke depan. Karena itu, ia mengajak dunia usaha untuk memperkuat sinergi antara stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi.


“Kekuatan ekonomi kita akan sangat menentukan masa depan bangsa. Tapi itu tidak mungkin berjalan tanpa politik dan keamanan yang stabil,” ujar Djamari saat membuka Rakornas Bidang Politik dan Keamanan Kadin Indonesia 2026 di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (30/9/2026).


Menurutnya, kekayaan dan potensi ekonomi Indonesia tidak akan optimal tanpa suasana aman dan kondusif. Pemerintah, melalui Kemenko Polkam, berkomitmen menciptakan iklim usaha yang mendukung agar pengusaha dapat memanfaatkan potensi nasional secara maksimal.


Djamari juga membuka ruang komunikasi langsung bagi pelaku usaha untuk menyampaikan persoalan terkait politik dan keamanan. “Jangan ragu. Sampaikan apa yang perlu disampaikan. Saya akan mendukung kepentingan dunia usaha,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa politik, keamanan, dan ekonomi adalah satu kesatuan: stabilitas politik menciptakan kepastian, keamanan kondusif menjamin aktivitas usaha, sementara ekonomi kuat menopang stabilitas nasional. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Politik dan Keamanan Bambang Soesatyo menambahkan, penegakan hukum yang adil menjadi syarat utama stabilitas politik dan keamanan. 


“Jangan sampai pengusaha yang benar justru disalahkan, sementara yang salah dibenarkan,” ujarnya.


Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan bahwa dunia usaha membutuhkan kepastian berusaha, dukungan industri pertahanan, dan ketahanan ekonomi sebagai fondasi ketahanan nasional. “Kadin hadir sebagai mitra strategis pemerintah untuk merealisasikannya,” katanya.


"Rakornas ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah dan dunia usaha, sekaligus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam menjaga stabilitas nasional," tutupnya.***

Potretbogor Iklan dan TV