Platinum dan Gold untuk Solusi Bangun Indonesia: Investasi Sosial Raih Penghargaan ISDA 2026



KAPANUNGGAL I POTRETEKBIS – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong dalam memperluas akses pendidikan dan memberdayakan masyarakat kembali mendapat pengakuan nasional. Melalui ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 di Binakarna Hall, Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (30/9/2016).


Solusi Bangun Indonesia (SBI) meraih predikat Platinum lewat program Sinergi Jejak Baik untuk Negeri (SIJEBI) dan predikat Gold melalui program SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya).


ISDA yang digelar oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) menjadi panggung apresiasi bagi perusahaan dan organisasi yang konsisten menjalankan praktik bisnis berkelanjutan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.


General Manager SBI Pabrik Narogong, Safrin, menegaskan bahwa keberlanjutan program sosial bukan hanya soal manfaat sesaat, melainkan bagaimana mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi dan membangun kemandirian.


“Setiap individu punya potensi berkembang ketika diberi kesempatan dan dukungan yang tepat. Program kami bukan hanya menjawab kebutuhan hari ini, tapi membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.


Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang


Lewat SIJEBI, SBI menghadirkan rangkaian program pendidikan yang menyasar pelajar hingga kelompok marginal, termasuk sahabat difabel. Program BISA PISAN telah menjangkau lebih dari 2.000 pelajar sejak 2006, termasuk 500 siswa pada 2026. 


GENILO mendampingi lebih dari 200 pelajar SMA dengan 68 berhasil lolos ke PTN, sementara EVE bersama Politeknik Negeri Jakarta menyediakan beasiswa D3 Teknik Mesin dengan konsentrasi Rekayasa Industri Semen.


General Affairs dan Community Relations Manager, Nur Lailiyah, menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang.


“Pendidikan membuka jalan bagi generasi muda untuk berkembang sekaligus memperluas peluang mereka di masa depan. Dukungan ini bagian dari kontribusi kami terhadap pencapaian SDGs,” katanya.


Perempuan Kepala Keluarga Berdaya


Selain pendidikan, SBI juga fokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan kepala keluarga melalui SARtiKa BERDAYA. Program ini kini menaungi 92 anggota dari tiga desa sekitar Pabrik Narogong: Nambo, Kembang Kuning, dan Klapanunggal.


“Kemandirian tidak terbentuk dalam waktu singkat. Kami ingin memastikan para penerima manfaat punya ruang untuk bertumbuh bersama dan percaya diri mengembangkan usaha. Dampaknya bukan hanya bagi individu, tapi juga memperkuat ekonomi keluarga dan lingkungan,” tutup Lailiyah.(Asep)

Potretbogor Iklan dan TV