Kisruh Kades Bojong Kulur dan Warganya Diklaim Membaik, Ini Hasil Kesepakatannya


BOGOR I POTRETBOGOR-Kisruh warga Desa Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor dengan pihak desa berangsur membaik. Hal itu setelah pihak desa dan warga, menggelar Musyawarah Bersama dengan melibatkan sejumlah unsur tingkat Kecamatan hingga Desa.


Kepala Desa Bojongkulur Firman menjelaskan, sudah ada hasil musyawarah dengan beberapa pihak terkait perihal adanya tuntutan yang dibawa oleh massa aksi. Menurutnya, musyawarah itu telah berlangsung pada Kamis (11/9) lalu. 


"Pembahasan dalam kegiatan tersebut, yakni terkait aspirasi warga soal Komite Olahraga Desa (Kordes) dan Amilin. Alhamdulillah sudah ada hasil musyawarah bersama pak camat, kapolsek dan danramil," jelas Firman saat dihubungi, pada Minggu (14/9/2025).

 

Adapun, hasil dari musyawarah tersebut mengjasilkan empat poin, diantaranya pengurus Kordes yang terpilih pada tanggal 6 September 2025 menyatakan mengundurkan diri sebagai pengurus Kordes periode 2025-2030.


"Lalu, pengurus Kordes periode 2025-2030 akan diisi oleh pengurus Kordes lama dengan menyesuaikan dengan struktur Kordes yang baru," jelasnya.


Sedangkan terkait Amilin, Dusun tetap melaksanakan tugas sebagaimana biasa dan diberikan surat tugas dari Kepala Desa Bojongkulur.

 

"Untuk poin yang ke empat atau terakhir, penyelenggaraan Musyawarah Desa senantiasa akan melibatkan tokoh masyarakat setiap Dusun," ujarnya.


Sebelumnya, sejumlah spanduk bernada protes yang ditujukan kritik terhadap Kepala Desa Bojongkulur Kecamatan Gunungputri Kabupaten Bogor, dipasang warga di depan kantor desa pada Kamis (11/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. 


Warga yang merasa kecewa dengan kinerja pemerintah desa memasang sejumlah spanduk bertuliskan, “Desa Ini Dalam Pengawasan Warga”, “BPD Tidak Beres”, hingga “Kades Gagal Urus Desa”. Aksi simbolis itu menjadi penanda ketidakpuasan warga atas kinerja Pemdes Bojong Kulur.


Editor: Asep Bucek

Potretbogor Iklan dan TV