Keselamatan Jadi Prioritas di Arus Balik Lebaran 2026, Kemenhub Wajibkan Operator Periksa Armada dan Awak



JAKARTA I POTRETMUDIK —Memasuki arus balik mudik Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).


Kemenhub mengingatkan seluruh operator transportasi untuk memastikan kelayakan armada jelang puncak arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat.


“Setiap operator, baik PO Bus maupun jasa penyeberangan, wajib mengecek kondisi armada sebelum dioperasikan. Awak kendaraan juga harus sehat dan tidak boleh sakit,” tegas Dirjen Perhubungan Darat, Aan Suhanan, Senin (23/3).


Menurutnya, pengemudi dan kru adalah kunci utama keselamatan. Tingginya volume kendaraan di puncak arus balik berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama akibat kelelahan atau pelanggaran aturan lalu lintas.


Selain kesiapan armada, Kemenhub juga menyoroti faktor cuaca. Berdasarkan prediksi BMKG, beberapa wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat hingga angin kencang, termasuk Sumatera.


Kemudian Jawa, Jabodetabek, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua. Dampaknya bisa berupa banjir, longsor, genangan air, hingga gelombang tinggi di laut.


“Operator transportasi harus lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem agar operasional berjalan aman,” tambah Aan.


*bcj

Potretbogor Iklan dan TV