Kasus Dugaan Korupsi Pemkab Bogor Berlarut, Aktivis KPKB Sindir: Jangan Jadi Sinetron Bersambung


BOGOR I POTRETHUKUM— Penanganan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menjadi sorotan publik setelah hingga kini belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. 


Kumpulan Pemantau Korupsi Bersatu (KPKB) menilai lambannya perkembangan perkara justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.


Sekretaris Umum KPKB, Zefferi, menyampaikan kritik keras terhadap minimnya kejelasan penyidikan, termasuk soal barang bukti yang telah diamankan dan pihak-pihak yang telah diperiksa.


“Assalamualaikum. Hingga kini belum ada penetapan tersangka. Jadi saya juga pusing. Tapi apa Kanda yang pusing? Kalau dramanya begitu panjang, rasanya seperti sinetron Tersanjung,” ujarnya dengan nada satir, Minggu (13/09/2026).


Zefferi menilai, berlarut-larutnya penyidikan tanpa kepastian status hukum berpotensi memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya pihak tertentu yang mencoba mempengaruhi jalannya perkara.


“Perasaan saya ada dugaan oknum  yang bermain. Pertanyaannya, apakah perasaan ini bisa saya tingkatkan menjadi keyakinan? Tentu tidak bisa tanpa bukti,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa setiap dugaan harus diuji melalui fakta, alat bukti, dan keterangan resmi penyidik. Karena itu, ia meminta publik maupun aktivis untuk tidak menuduh pihak mana pun sebelum proses hukum memberikan kepastian.


“Kalau memang tidak ada keterlibatan, ya jangan ada yang ditutupi. Kalau ada, silakan dibuka berdasarkan bukti. Publik hanya ingin tahu ujung ceritanya,” katanya.


KPKB juga mendesak lembaga penegak hukum untuk memberikan penjelasan transparan mengenai perkembangan penyidikan, termasuk status barang bukti yang telah diamankan serta arah penyidikan ke depan.


“Jangan sampai masyarakat terus bertanya-tanya. Penegakan hukum harus terang, profesional, dan berdasarkan bukti. Jangan sampai masyarakat melihatnya sebagai drama bersambung tanpa ujung,” pungkas Zefferi.(zf/kpsna/red)

Potretbogor Iklan dan TV