Kades Bojong Murni Bogor Diperkarakan Warganya ke Kejaksaan, Ini Alasannya

BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET- Seorang Kepala Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi, dilaporkan warganya ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor Jawa Barat, Jumat (27/12/2024). 

Kades dilaporkan atas dugaan penyelewengan uang Program Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2023, dari rincian sebanyak lima poin program desa dengan total ratusan juta rupiah.

"Kami melaporkan Kades Bojong Murni, terkait dengan dugaan-dugaan program desa yang nilainya Fantastis, namun terkesan fiktif," kata Amran usai bersama warga lainnya mendatangi Kejari Kabupaten Bogor, Jumat (27/12/2024).

Disebutkan, Amran menerima sejumlah keluhan dari masyarakat Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi, terkait dugaan penyelewengan dari bantuan program desa tersebut.

"Dugaan penyelewengannya pada anggaran tahun 2023 lalu," ujarnya yang mewakili warga Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor.

Adapun poin yang dilaporkan, kata Amran menyebutkan secara rinci, diantaranya DD tahun anggaran 2023 dengan pembangunan TPT sarana olahraga di Kampung Bojong Murni RT 11 RW 03 dengan anggaran Rp.57.480.000,-

Kemudian Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2023 tahap 3, dengan pembangunan renovasi Posyandu di Kampung Jambu Luwuk RT 03 RW 01. Besaran anggarannya Rp.35.000.000,- tidak terealisasikan

Selanjutnya, DD tahap 2 Tahun Anggaran (TA) 2023, pada program pemberdayaan masyarakat desa. Besaran anggarannya Rp.40.000.000,- tidak direalisasikan.

Tak hanya itu, Dana Desa (DD) tahap 2 Tahun Anggaran (TA) 2023, dengan program penguatan ketahanan pangan sebesar Rp.92.233.800,-

Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran (TA) 2023, dengan program renovasi kantor desa baru yang hanya dikerjakan 50 persen saja, dengan anggaran Rp.35.000.000,-

Untui Poin yang kelima atau terahir, yaitu Banprov Biaya Operasional 15 unit Posyandu Desa Bojong Murni, dengan total anggaran Rp. 15.750.000,-. Untui total keseluruhan anggaran tersebut, Rp.260.963.800,-

Sementara itu Kepala Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, belum bisa memberikan keterangannya dikarenakan saat dikonfirmasi melalui selularnya tidak aktif. Begitupun saat didatangi ke kantornya tidak di tempat.(red)

Potretbogor Iklan dan TV