IWO Gandeng UBK, Dwi: Dorong Analisa Kebijakan dan Advokasi Profesi Wartawan
#Pendidikan #Politik #BogorRaya #Peristiwa #Nasional #Hukum & Kriminal #Pemerintah #Teknologi #Lifestyle #Ekonomi #Olahraga #Kesehatan
JAKARTA I POTRETDAERAH– Ikatan Wartawan Online (IWO) resmi menjalin kerjasama dengan Universitas Bung Karno (UBK) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Kamis, 22 Januari 2026 di Aula Dr. Ir. Soerkarno, Kampus UBK, Jakarta Pusat.
Kesepakatan ini menegaskan komitmen kedua pihak untuk mengembangkan kegiatan berbasis Tridarma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kerjasama ini mencakup ruang lingkup yang luas, mulai dari kegiatan sosial, pelatihan, seminar, hingga workshop. IWO diwakili oleh Ketua Umum Dwi Christianto, S.H., M.Si.,
Sementara UBK diwakili Wakil Rektor IV Franky Paulus S.T. Roring, S.IP., M.Si., yang hadir mewakili Rektor UBK Dr. Ir. Sri Mumpuni Ngesti Rahaju, M.Si.
Ketua Umum IWO, Dwi Christianto, menegaskan pentingnya kolaborasi ini bagi kemajuan pers nasional.
“Sebagai organisasi profesi wartawan yang bekerja di media online, IWO membuka kerja-kerja baik untuk memajukan kebebasan pers di Indonesia,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).
Dwi menambahkan, UBK sebagai lembaga akademik memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pers.
“Sinergi antara IWO dan UBK bisa menghasilkan output berupa analisa kebijakan dan update dunia jurnalistik," katanya.
Ada Fakultas Fisik dengan jurusan komunikasi di UBK misalnya, bersama akademisi dari fakultas lainnya bisa kami ajak mengembangkan buah pikir untuk kemajuan kehidupan dan kebebasan pers.
"Termasuk melakukan advokasi terhadap berbagai persoalan yang melingkupi profesi wartawan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UBK Franky Roring menekankan kesamaan visi antara dunia akademik dan jurnalisme.
“Dunia jurnalisme dan akademik memiliki komitmen yang sama pada data dan kebenaran. Atas hal tersebut dipandang perlu Universitas Bung Karno menjalin kerjasama dengan Ikatan Wartawan Online,” katanya.
Franky menambahkan, MoU ini menjadi fondasi awal bagi kerjasama berkelanjutan.
“Penandatanganan ini menandai langkah awal bagi kerjasama kedua lembaga tersebut ke depannya,” ujarnya.***
Editor: Asep Bck

