Ini Penyebab Seorang Jurnalis Perempuan di Bogor Laporkan Oknum Kades ke Polisi
#Pendidikan #Politik #BogorRaya #Peristiwa #Nasional #Hukum & Kriminal #Pemerintah #Teknologi #Lifestyle #Ekonomi #Olahraga #Kesehatan
Bogor – Usai mediasi yang berlangsung ricuh, jurnalis perempuam dari Kabar Daerah berinisial IN akhirnya mengambil langkah hukum dengan melaporkan oknum Kades di kecamatan Sukamakmur ke Polres Bogor atas dugaan pelecehan seksual.
Laporan tersebut dibuat pada Minggu, 16 Februari 2025, dengan nomor STTLLP/8/28/11/2025/SKT/RES BGR/POLDA JBR dan ditandatangani oleh penyidik Aiptu Haten N, SH.
Jurnalis perempuan IN (48), adalah jurnalis dari media terverifikasi Dewan Pers, Kabar Daerah. Ia bersama sejumlah rekan media mendatangi Polres Bogor pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB untuk melaporkan kejadian pelecehan yang di alaminya.
Proses pemeriksaan berlangsung hingga Minggu dini hari, di mana IN dimintai keterangan secara rinci mengenai kronologi kejadian yang menimpanya.
Mediasi Berujung Ricuh dan Tekanan Mental
Sebelumnya, kasus ini sempat dimediasi di kediaman H. Ansori Setiawan, S.Pd., anggota DPRD Kabupaten Bogor dari komisi IV, pada Sabtu, 15 Februari 2025.
Mediasi tersebut dihadiri oleh Polsek setempat serta diikuti oleh puluhan massa yang diduga merupakan pendukung Kades Wargajaya.
Dalam suasana penuh tekanan, Kades Wargajaya yang diminta klarifikasi tampak berbelit-belit dalam memberikan jawaban hingga akhirnya tiba-tiba kejang-kejang dan pingsan.
Dalam kondisi tersebut, puluhan massa marah dan korban IN merasa terdesak dan akhirnya menandatangani surat perjanjian yang ditulis oleh anak terduga pelaku.
Merasa tidak mendapatkan keadilan, IN memutuskan untuk melanjutkan perkara ini ke ranah hukum.
Tuntutan Keadilan dan Perlindungan Jurnalis Wanita
IN berharap laporannya bisa menjadi pintu masuk bagi penegakan hukum yang adil dan transparan. "Saya hanya ingin keadilan ditegakkan," katanya.
Pelecehan terhadap wanita oleh oknum ini tidak bisa dibiarkan karena mencoreng martabat seorang jurnalis yang sedang menjalankan tugas," tegas IN kepada awak media usai melapor di Polres Bogor.
Kasus ini mendapat perhatian luas di kalangan jurnalis dan masyarakat. Mereka mendesak aparat kepolisian untuk segera memproses laporan ini secara profesional dan memberikan perlindungan bagi korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut proses hukum terhadap Kades Wargajaya.
Sementara itu, LSM Penjara dan sejumlah jurnalis di Bogor, menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.(red)

