DPMPD Kabupaten Bogor: 4 Desa Melaksanakan PAW 2025, 3 Desa Lainnya Tidak


POTRETBOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor akan melaksanakan Pemilihan Antar Waktu (PAW) pada tahun 2025. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), ada 4 desa yang akan melaksanakan dan 3 lainnya tidak melaksanakan di tahun ini.


"Keputusan tersebut berdasarkan hasil musyawarah yang dilaksanakan oleh masyarakat. Dilaksanakan atau tidaknya, diserahkan pada keputusan di masing-masing desa melalui Musyawarah Desa (Musdes)," ucap Subkor SDM Pemdes pada DPMPD Kabupaten Bogor, H.Achmad H Munawar, Kamis (28/8/2025).


Pihak DPMPD menyebutkan, tahun 2025 ini ada 4 desa yang akan melaksanakan PAW yang diantaranya Desa Sukajaya Kecamatan Tamansari, Desa Singajaya Kecamatan Jonggol, Desa Citeureup Kecamatan Citeureup dan Desa Tapos 2 Kecamatan Tenjolaya.


Sementara yang tidak melaksanakan, ada 3 Desa lainnya yang diantaranya Desa Cibeureum kecamatan Cisarua, Desa Kadu Manggu Kecamatan Babakan Madang dan Desa Tonjong Kecamatan Tajurhalang. Semua itu akan dilaksanakan pada Pilkades serentak 2026 mendatang.


"Desa yang melaksanakan PAW dan tidaknya itu berdasarkan hasil Musdes di masing-masing desanya," jelasnya.


Pihak DPMPD berharap, pelaksanaan PAW tahun ini dapat berjalan sukses tanpa ekses. "Semoga pelaksanannya berjalan lancar," tutupnya.


Salahsatu Desa yang tidak melaksanakan PAW, yaitu Desa Kadumanggu Kecamatan Babakanmadang. Pj.Kades Kadumanggu H.Mulyadi, membenarkan jika Desanya tidak melaksanakan PAW tahun 2025 ini.


"Musdesnya sudah dilaksanakan dan hasilnya, peserta tidak setuju adanya PAW. Semua itu berdasarkan vooting 80 persen yang tidak menyetujui PAW," singkat Mulyadi.


Di lokasi berbeda, Desa Citeureup Kecamatan Citeureup yang melaksanakan PAW tahun ini, terpantau sedang melaksanakan tahapan-tahapan tersebut. 


"Benar hari ini sudah masuk tahap pendaftaran calon kades," singkat Suryana Ketua Panitia PAW Pilkades Citeureup.


Ketua BPD Citeureup, Bucri Hidayat menegaskan sebagai badan perwakilan masyarakat desa akan berharap proses PAW ini berjalan lancar, tanpa hambatan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 


"Sebagai BPD yang membentuk panitia PAW, kami ingin panitia jalankan tupoksinya untuk bekerja dengan baik dan jujur. Ini adalah pesta rakyat, jadi bikin se happy mungkin, jangan ada gesekan antar pendukung. Intinya boleh beda pilihan, tapi tetap mengedepankan persaudaraan dan persatuan," tegas Buchri. 


Buchri juga menambahkan, keberhasilan PAW sangat bergantung pada kerja sama semua pihak, mulai dari panitia pelaksana, pemerintah desa, BPD sendiri, hingga masyarakat. 


"Tujuan PAW berjalan sukses adalah untuk memastikan kelanjutan pemerintahan desa yang baik, pengawasan yang efektif, dan tetap terciptanya pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat," pungkasnya.

Editor: Asep Bck

Potretbogor Iklan dan TV