"Doa Seorang Serdadu Sebelum Berperang", Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Bacakan Sebuah Puisi Karya WS.Rendra
#Pendidikan #Politik #BogorRaya #Peristiwa #Nasional #Hukum & Kriminal #Pemerintah #Teknologi #Lifestyle #Ekonomi #Olahraga #Kesehatan
NASIONAL|POTRETBOGOR - Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas bacakan sebuah puisi karya WS.Rendra yang diterbitkan pada tahun 1960-an, dimana pada saat itu penjajahan atas Indonesia oleh negara asing telah selesai.
"Untuk para pejuang. Untuk mereka yang sedang berjuang!!," kata kutipan yang disematkan di postingan Instagram Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas.
Puisi yang dibacakan oleh Menteri Agama tersebut diupload di media sosial Instagram miliknya @gusyaquf, pada hari Sabtu 24 Agustus 2024. Berikut isi puisi tersebut.
'DOA SEORANG SERDADU SEBELUM BERPERANG'
Tuhanku
Wajah-Mu membayang di kota terbakar
Dan firman-Mu terguris di atas ribuan
Kuburan yang dangkal
Anak menangis kehilangan bapak
Tanah sepi kehilangan lelakinya
Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini
Tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia
Apabila malam turun nanti
Sempurnalah sudah warna dosa
Dan mesiu kembali lagi bicara
Waktu itu, Tuhanku,
Perkenankan aku membunuh
Perkenankan aku menusukkan sangkurku
Malam dan wajahku
Adalah satu warna
Dosa dan nafasku
Adalah satu udara
Tak ada lagi pilihan
Kecuali menyadari
Biarpun bersama penyesalan
Apa yang bisa diucapkan
Oleh bibirku yang terjajah?
Sementara kulihat kedua tangan-Mu yang capai
Mendekap bumi yang mengkhianati-Mu
Tuhanku
Erat-erat kugenggam senapanku
Perkenankan aku membunuh
Perkenankan aku menusukkan sangkurku
#Karya: WS.Rendra

