Dari Efisiensi ke Ekspansi: Solusi Bangun Indonesia Jaga Pertumbuhan di Tengah Pasar Lesu



 *JAKARTA I POTRETEKBIS–* PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) mencatatkan kinerja gemilang pada kuartal I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp101,89 miliar. 


Angka ini melesat 111,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp48,22 miliar, menandai awal tahun yang penuh optimisme bagi industri semen nasional.  


Meski tingkat utilisasi industri semen domestik masih berada di kisaran 53,9?ri total kapasitas 124 juta ton, SBI berhasil menjaga momentum.


Momentun ini diantaranya pertumbuhan melalui strategi penjualan yang efektif, disiplin pengelolaan biaya, serta penerapan operational excellence di seluruh lini produksi.  


Direktur Utama SBI, Rizki Kresno Edhie Hambali, menegaskan capaian ini merupakan bukti nyata keberhasilan transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten.  


“Pertumbuhan kinerja pada kuartal I 2026 menjadi awal yang baik bagi Solusi Bangun Indonesia dalam menjaga momentum bisnis," katanya Sabtu (2/5/2026).


"Kami akan terus fokus pada pertumbuhan sehat, efisiensi operasional, serta inovasi untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.  


Selain itu, SBI terus memperkuat efisiensi energi melalui penggunaan bahan bakar alternatif. Upaya ini berbuah manis dengan diraihnya sertifikat Green Label Platinum untuk Pabrik Lhoknga, Narogong, dan Cilacap, serta Gold Label untuk Pabrik Tuban.  


 *Ekspansi dan Proyeksi Bisnis* 


Asperssi memproyeksikan penjualan semen domestik tumbuh 1%-2% pada 2026. SBI memanfaatkan momentum ini dengan menyiapkan ekspansi ekspor melalui fasilitas dermaga baru di Tuban, Jawa Timur. 


Proyek ini akan membuka akses ke pasar Amerika Serikat, sekaligus meningkatkan utilisasi pabrik dan menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih stabil.  


“Langkah progresif ini tidak hanya memperluas pasar dan meningkatkan utilitas, tetapi juga memperkuat daya saing global perusahaan serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” tutup Rizki.  


 *Kinerja Keuangan dan Operasional* 


- Volume penjualan semen dan terak: 2,92 juta ton (naik 1,4% YoY)  


- Pendapatan: Rp2,56 triliun (tumbuh 3,6% YoY)  

- EBITDA: Rp358 miliar (naik 14,3% YoY)  



 *Kontribusi pada Proyek Strategis* 


Pada 2026, SBI juga terlibat dalam sejumlah proyek penting, antara lain:  


- Perbaikan Tol Pejagan–Pemalang dengan teknologi beton fast track yang memangkas waktu pengerjaan menjadi hanya 3 hari.  


- Pembangunan pabrik perakitan kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara di Subang, Jawa Barat, sebagai bagian dari penguatan sektor manufaktur regional.

Potretbogor Iklan dan TV