Angkutan Wisata Lebih Aman: Ditjen Hubdat Gelar Bimtek Safety Driving



BOGOR I POTRETBOGOR– Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menggelar bimbingan teknis (bimtek) Safety and Defensive Driving bagi pengemudi angkutan pariwisata. 


Kegiatan yang berlangsung 9–10 Februari di Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan, Bogor, diikuti 63 pengemudi dari Persatuan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI).


Pelatihan ini menekankan pentingnya keterampilan mengemudi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan. Para peserta dibekali materi mulai dari identifikasi risiko kecelakaan, pemeriksaan kendaraan (pre trip inspection), hingga teknik defensive driving.  


Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Yusuf Nugroho, menegaskan bahwa keselamatan adalah fondasi utama industri angkutan orang.  


“Ini komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas layanan keselamatan. Potensi risiko kecelakaan bisa berdampak serius bagi masyarakat dan operasional perusahaan,” ujarnya saat membuka bimtek.


Yusuf menambahkan, peningkatan kompetensi pengemudi bukan hanya soal pelayanan penumpang, tetapi juga menjaga keberlangsungan usaha angkutan pariwisata.  


“Dengan edukasi ini, kita bisa memberikan standar pelayanan terbaik dan membangun kepercayaan publik,” katanya.


Materi Komprehensif


Selain teori, peserta juga menjalani praktik simulasi menghadapi situasi darurat. Materi mencakup pemanfaatan fitur keselamatan kendaraan, penguasaan rute perjalanan, Risk Journey Management, hingga pemahaman regulasi.  


Ketua Umum PTWI, Luther Halim, mengapresiasi langkah Ditjen Hubdat. Ia berharap bimtek ini menanamkan budaya keselamatan sebagai tanggung jawab moral dan profesional pengemudi.  


KNKT: Tiga Faktor Kecelakaan


Ketua Sub Komite Lalu Lintas Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan, turut menjadi narasumber. Ia memaparkan tiga faktor utama penyebab kecelakaan meliputi Error by design (pemilihan armada/regulasi yang salah), Error by maintenance (kesalahan perawatan kendaraan) dan Error by operation (pengemudi tidak bugar, tidak kompeten, atau tidak disiplin).

*asb

Potretbogor Iklan dan TV