Akhirnya Pintu Masuk Yayasan Pendidikan Widya Kusuma Di Gembok Pemilik Lahan
#Pendidikan #Politik #BogorRaya #Peristiwa #Nasional #Hukum & Kriminal #Pemerintah #Teknologi #Lifestyle #Ekonomi #Olahraga #Kesehatan
BOGOR, POTRETBOGOR - Sengketa lahan Yayasan Pendidikan Widya Kusuma jalan Thata Hijau Raya Boulevard Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat sudah berlangsung Enam (6) tahun. Namun, sampai saat ini belum kunjung ada penyelesaian.
Pihak PT Mentari Bersahabat Indonesia pemilik tanah pun terus menuntut penyelesaian. Pada Sabtu (23/11/2024), pihak pemilik lahan terpaksa mengambil langkah dengan menggembok akses pintu gerbang masuk sekolah.
Berdasarkan data informasi dari PT Mentari Bersahabat Indonesia, lahan yang dipakai bangunan SMP, SMA, SMK, Yayasan Pendidikan Widya Kusuma itu luasnya lebih kurang 4,412 meter persegi. Lahan tersebut sudah dibeli PT Mentari Bersahabat Indonesia sejak tahun 2018.
Baginda Sitorus (55) selaku Kuasa PT Mentari Bersahabat Indonesia, mengatakan persoalan sengketa lahan sudah berlangsung hampir 6 tahun. Pihaknya sampai saat ini sudah memegang sertifikat kepemilikan lahan tersebut dengan nomor sertifikat SHGB 4751.
"Ini kan tanah sudah di beli oleh PT Mentari Bersahabat Indonesia 6 tahun yang lalu, Toleransi sudah cukup banyak kita berikan untuk yayasan ini, tetapi mereka tidak mau keluar, dan sebelum kita melakukan pemasangan sepanduk himbauan kita sudah memberi tahu informasi kepada pihak yayasan", ujarnya kepada wartawan dilokasi sekolah usai gembok pagar sekolah.
Baginda juga menerangkan pihaknya sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan pihak yayasan namun tak ada titik temu. pihaknya berharap pihak yayasan segera menyelesaikan persoalan ini agar siswa-siswi yang sekolah di sini tidak menjadi korban.
"Mediasi sudah beberapa kali dilakukan dan kami sudah memberikan berbagai opsi kepada pihak yayasan namun hingga saat ini pihak yayasan tak menggubris, dan saat ini yang jadi korban adalah siswa-siswi yang tidak bisa belajar nantinya karena sekolah kami tutup", terangnya
Dirinya juga menjelaskan penggembokan akses pintu gerbang masuk sekolah didasari pertimbangan dipegangnya bukti kuat berupa sertifikat kepemilikan lahan tersebut. Sertifikat kepemilikan lahan sudah sah secara hukum milik PT Mentari Bersahabat Indonesia.
"Hari ini kami lakukan Gembok pagar sekolah karena pihak yayasan hingga hari ini tidak ada jawaban soal opsi kami", jelasnya
Menganalisa permasalahan ini, kata Baginda, kuncinya ada pada pihak yayasan Sebab, pihak sekolah bersikukuh lahan yang mereka gunakan sebagai bangunan sekolah milik mereka dan gak mau mengosongkan gedung.
"Pihak yayasan tak pernah memberikan jawaban pasti soal permasalahan ini dan kami selaku kuasa dari PT Mentari Bersahabat Indonesia meminta kepastian penyelesaiannya. Tapi dari pihak sekolah seolah menganggap masalah ini sepele sehingga kami lakukan Gembok pagar ini", katanya lagi.
Dia berharap persoalan sengketa lahan segera berakhir. Ada kesepakatan yang baik antara PT Mentari Bersahabat Indonesia dan yayasan Pendidikan Widya Kusuma serta PT Thata Prakarsa Nusa, agar peserta didik bisa belajar dan bersekolah dengan tenang.
“Harapannya kami, bagaimana secepatnya bisa selesai ini masalah agar tidak jadi beban, anak-anak juga bisa belajar dengan tenang,” harapnya.(Red)

