RAGAM 

Minim Komunikasi, Kegiatan Shooting Bedah Rumah Dikeluhkan Warga

POTRETBOGOR.COM | Ciampea — Kegiatan shooting bedah rumah salah satu stasiun televisi dikeluhkan warga kampung Mekar jaya Desa Ciampea. Pasalnya selain tidak ada ijin kepada pengurus RT RW setempat, kegiatan tersebut melibatkan lingkungan home industri yang mengganggu kegiatan warga yang sedang beraktifitas.

Dede selaku Ketua RT Setempat mengatakan, tidak mengetahui serta tidak ada informasi atau ijin keramaian perihal kegiatan shooting. “Saya pribadi tidah tahu dan tidak ada dinformasi dari pihak terkait adanya kegiatan shooting ini, tiba-tiba di wilayah saya ramai ternyata ada acara kegiatan shooting di salah satu stasiun televisi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut apalagi sifat nya sosial. “Kegiatan itu saya apresiasi apalagi sifatnya sosial akan tetapi saya menyayangkan kepada crew atau tim bedah rumah tidak adanya pemberitahuan dulu sebelumnya yang akhirnya dikeluhkan warga karena aktifitas mereka terganggu,” ujarnya.

Sementara Wawan Tim bedah rumah, menyampaikan permintaan maaf kepada pengurus RT RW setempat dikarenakan kurangnya komunikasi, “kami selaku tim sangat meminta maaf yang sebesarnya kepada Pengurus setempat juga kepada masyarakat, karena kurangnya komunikasi, sebetulnya kami sudah ijin kepada seseorang, dan beliau mengijinkannya ternyata belum ada tembusan kepada pengurus wilayah ini. Kedepannya kami akan lebih hati-hati lagi dalam administrasi di lapangan, sebelum kegiatan di mulai,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Endar Anton Ketua BPPKB DPAC, mengatakan menghaturkan terimakasih kepada Tim Bedah rumah karena telah memperhatikan warga nya, tetapi sangat di sayangkan kurangnya adanya koordinasi.

“Kalau sebelumnya ada informasi dan ijin pasti kami akan support membantu persiapan di lapangan, apalagi acara kegiatan ini menyangkut sosial pasti kami bantu. Karena Motto dari BPPKB, Berjuang beramal dan berakhlakul Karimah, jadi sangat kami dukung acara sosial ini,” tukasnya. (Undy)