Media Asing Ikut Soroti Sengketa Lahan MNC Land dengan Warga Ciletuh

POTRETBOGOR.COM |Bogor –– Tak hanya media lokal dan nasional di Indonesia saja yang meramaikan pemberitaan kisruh antara MNC Land dan warga Ciletuh, Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seksinya persoalan proses pembangunan kawasan mandiri milik Donald Trump itu, juga disorot media asing. Bak semut melawan gajah, mungkin retroika ini yang membuat sengketa lahan tersebut layak diperbincangkan.

Bagi Direktur Eksekutif Sembilan Bintang Law and Partner, R Anggi Triana Ismail, selaku kuasa hukum warga Ciletuh dalam sengketa lahan dengan MNC Land, atensi sejumlah media asing yang ikut menyoroti persoalan yang diembannya itu, bak angin segar.

“Saya diwawancara via teleconference bersama jurnalis BBC TV Joshua Partlow dan Pimpinan Redaksi Washington Post, Krithika Varagur. Yang mereka pertanyakan soal sejauh mana ekspansi perusahaan raksasa milik Donald Trump itu menguasai lahan masyarakat. Mereka juga mengetahui kalau MNC Land belum menyelesaikan sengketa atau persoalan dengan warga Ciletuh,” kata Anggi.

Media asing, kata Anggi juga menyoroti legalitas anak perusahaan raksasa property internasional yang diduga belum lengkap itu.

“Mereka juga tanya langkah hukum yang kami lakukan sejauh ini, sebab menurut mereka, apa yang dilakukan MNC Land termasuk perbuatan ilegal,” tandas Anggi.

Yang menarik, kata Anggi, para wartawan asing itu juga mempertanyakan soal campur tangan Presiden Amerika Serikat itu. “Mereka juga tanya apa warga Ciletuh mengetahui kalau pendanaan proyek raksasa itu berasal dari Donald Trump yang tak lain Presiden Amerika Serikat. Saya jawab sudah mengetahui sepak terjang Trump di Indonesia, tak hanya di Bogor, tetapi kami juga tau yang di Bali. Bahkan Namanya saja Residence Trump dan Hotel Trump,” ungkapnya.

Masih kata Anggi, Presiden AS itu sangat cerdik, lantaran Trump menggunakan bendera anaknya yakni Junior Trump. “Semoga di negeri Paman Sam sana bisa mengusut lebih lanjut keterlibatan Trump dalam berbagai proyek raksasa di Indonesia. Jangan kaya pemerintahan Indonesia yang terkesan membela pengusaha daripada rakyat jelata yang mana anak bangsa,” kata Anggi.

Dalam kesempatan itu, Anggi juga mengungkapkan adanya keberpihakan pemerintah baik pusat maupun daerah (Pemkab Bogor dan Pemprov Jabar,red) kepada MNC Land.

“Sampai saat ini pemerintah daerah cuek sama warganya sendiri. Terkesan tidak peduli, langkah hukum yang kami lakukan sejauh ini juga sering diacuhkan stakeholder yang ada,” pungkas Anggi.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Bogor, Ade Yasin sayangnya belum merespon terkait carut marut kisruh lahan tersebut. Pesan singkat melalui layanan aplikasi WA juga tak kunjung berbalas. (bil)

Related posts